Bupati Humbahas Dorong Hilirisasi Kemenyan

Berita, Nasional439 Dilihat

Jakarta – Kamis 16 Oktober 2025
Beritajelajahindonesia.news

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Industri Hilir Atsiri di Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang digelar oleh Kementerian Perindustrian di The Grove Suites, Rasuna Epicentrum, Jakarta, Kamis (16/10).

Acara dibuka oleh Plt. Dirjen Industri Agro Kemenperin RI, Putu Juli Ardika, yang menegaskan pentingnya hilirisasi minyak atsiri, termasuk kemenyan dan nilam, sebagai potensi besar untuk mendorong ekonomi nasional.

Dalam paparannya, Bupati Oloan menekankan bahwa kemenyan merupakan sumber penghasilan utama masyarakat Humbahas dan memiliki nilai jual tinggi, khususnya jenis Kemenyan Toba (Styrax sumatrana) yang harganya bisa 30 persen lebih mahal dibandingkan daerah lain. Luas lahan kemenyan di Humbahas mencapai 5.542,70 hektar dengan produksi sekitar 1.152 ton per tahun.

Pemkab Humbahas, lanjut Oloan, terus mendorong hilirisasi kemenyan bekerja sama dengan BRIN melalui pelatihan pengolahan minyak atsiri. Hasilnya, telah lahir berbagai produk turunan seperti parfum, pewangi ruangan, dan pengharum mobil. Salah satu pelaku IKM, CV Lamitama Atsiri di Pollung, bahkan telah mendapat bantuan BRIN Rp206 juta pada 2024 dan mengajukan Rp530 juta untuk 2025.

Oloan juga menyebut pengolahan kemenyan kini sudah menggunakan teknologi modern extractor dan rotavapor, menghasilkan dua liter minyak atsiri dari empat kilogram bahan baku.

“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan petani menjadi kunci agar kemenyan Humbahas menjadi ikon ekonomi unggulan dari Tapanuli,” tegas Oloan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *