Kominfo Taput Perkuat Digitalisasi UMKM dan Tenun Ulos, Desa Pancurnapitu Disiapkan Jadi Desa Percontohan PKK UP2K 2026

DAERAH, UMKM18 Dilihat

BJI.NEWS||TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemkab Taput resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Desa Pancurnapitu, Kecamatan Siatas Barita, dalam rangka mendukung pengembangan UMKM dan promosi potensi desa berbasis digital.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (9/6/2026), dan dihadiri Kepala Dinas Kominfo Donna Situmeang beserta jajaran, perwakilan Kecamatan Siatas Barita, Kepala Desa Pancurnapitu Tulus Hamonangan Panggabean, Ketua PKK Desa Pancurnapitu Ny. Epi Tulus Panggabean, serta perangkat desa.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Desa Pancurnapitu sebagai Desa Percontohan PKK Kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Tahun 2026. Melalui dukungan teknologi informasi dan komunikasi, desa diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa perlu terus diperkuat agar potensi lokal dapat dikenal lebih luas.

Dalam kerja sama tersebut terdapat sejumlah program utama yang akan dilaksanakan. Pertama, fasilitasi promosi pariwisata, produk UMKM, dan kerajinan tenun ulos melalui berbagai kanal media resmi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Kedua, pendampingan bagi pelaku usaha dalam pembuatan dan pengelolaan akun marketplace untuk mendukung pemasaran produk secara daring. Ketiga, pelaksanaan pelatihan digital marketing guna meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan media sosial dan teknologi digital sebagai sarana promosi dan penjualan.

Program ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi produk unggulan Desa Pancurnapitu, khususnya kerajinan tenun ulos yang menjadi salah satu identitas budaya sekaligus sumber penghasilan masyarakat.

Selain mendukung peningkatan ekonomi keluarga, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimistis sinergi yang terjalin melalui perjanjian kerja sama ini akan mendorong lahirnya UMKM yang lebih kompetitif, memperluas akses pasar produk lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan digitalisasi yang berkelanjutan, Desa Pancurnapitu diharapkan mampu menjadi contoh sukses pemberdayaan ekonomi keluarga dan meraih prestasi terbaik dalam evaluasi Desa Percontohan PKK Tahun 2026.(WT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *